Peraturan Kesehatan dan Kenyamanan Ruang Bangunan

Bangunan gedung di suatu negara akan mematuhi ketentuan sesuai peraturan yang berlaku di negaranya untuk memenuhi persyaratan kelayakan agar memperoleh ijin membangun dari pemerintah setempat. Di Indonesia, Undang-undang nomor 28 tahun 2002 tentang Bangunan Gedung menjadi acuan dalam peraturan mengenai bangunan. Turunan peraturan selanjutnya adalah Peraturan Menteri Pekerjaan Umum (Permen PU) nomor: 29/PRT/M/2006 tentang Pedoman Persyaratan Teknis Bangunan Gedung, sebagai acuan dalam membuat bangunan di Indonesia. Persyaratan teknis yang tertuang dalam Permen PU tsb adalah persyaratan tata bangunan dan lingkungan, persyaratan keandalan bangunan gedung, persyaratan kesehatan bangunan gedung, persyaratan kenyamanan bangunan gedung, persyaratan kemudahan bangunan gedung.

Berdasarkan minat dan kajian yang didalami oleh penulis, maka pada tulisan selanjutnya akan membahas persyaratan kesehatan dan kenyamanan bangunan gedung.

Persyaratan kesehatan bangunan gedung meliputi persyaratan penghawaan, pencahayaan, sanitasi dan penggunaan bahan bangunan gedung. Persyaratan kenyamanan bangunan gedung meliputi kenyamanan ruang gerak dan hubungan antarruang, kenyamanan termal dalam ruang, kenyamanan pandangan, kenyamanan terhadap tingkat getaran dan kebisingan.

Pemenuhan persyaratan tersebut bertujuan untuk melindungi penghuni dari gangguan kesehatan dan penurunan kinerja akibat bentuk dan letak ruang serta rancangan interior. Selain UU, Permen dan keputusan menteri,  rujukan yang digunakan untuk lebih dalam memenuhi peraturan tersebut adalah Standar Nasional Indonesia (SNI). SNI adalah hasil kajian Badan Standar Nasional Indonesia dengan mengumpulkan para ahli, praktisi, industri dan akademisi sehingga memperoleh suatu standar yang dapat digunakan oleh para praktisi di Indonesia. Pengayaan materi mengenai kesehatan dan kenyamanan bangunan juga dapat diperoleh dari hasil penelitian (jurnal) dan dari hasil studi suatu asosiasi antara lain ASHRAE (American Society of Heating, Refrigerating and Air-Conditioning Engineers), US EPA (US Environmental Protection Agency), NIOSH (The National Institute for occupational Safety and Health).

Persyartan kesehatan dan kenyamanan ruang pada suatu bangunan untuk selanjutnya akan dibahas berdasarkan kategori masing-masing.

4 responses

  1. salam mba….ada gk literatur jurnal penelitian kenyamanan termal dri ASHRAE….terima kasih sebelumnya,,,,artikelnya bagus

  2. Halo Mas Kamil… saya ada beberapa jurnal ASHRAE terkait kenyamanan termal, salah satunya seperti ringksan di link ini: http://findarticles.com/p/articles/mi_m5PRB/is_4_51/ai_n32064720/

    Kalau memang tertarik nanti saya Japri email. Terima kasih sudah mampir di blog saya🙂

  3. Hidayah Al Fariz | Reply

    mbak cantik..

    1. Terima kasih mas Hidayah, salam kenal🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: