Mengurangi Pencemaran Udara

Pencemaran udara di luar gedung dapat menjadi sumber buruknya kualitas udara dalam ruang. Udara yang tepolusi dapat membahayakan tubuh ketika kita melakukan respirasi. Meskipun tubuh sudah memiliki proteksi dini karena adanya bulu hidung yang dapat menyaring partikel halus udara, namun pemajanan secara terus menerus dan dalam dosis yang melebihi keterterimaan tubuh maka dapat menimbulkan penyakit hingga kematian. Menurut WHO, paling sedikit 3 juta orang/tahun di seluruh dunia (paling banyak di Asia) meninggal akibat pencemaran udara, dengan rata-rata 8.200 kematian/hari. Kurang lebih 2,2 juta kematian (73%) merupakan akibat dari pencemaran udara dalam ruang, biasanya berupa serangan jantung, panyakit pernapasan, dan kanker paru-paru. Penyakit ini berhubungan dengan pencemaran udara yang dihirup sehari-hari.

Di Amerika, EPA memperkirakan kematian tahunan yang berhubungan dengan pencemaran udara dalam ruang dan luar ruangan berkisar antara 150.000-350.000 orang, sama dengan jatuhnya  2-3 pesawat yang terisi penuh dengan kapasitas 200 penumpang setiap hari tanpa satu orang pun yang selamat. Jutaan orang menderita akibat serangan asma dan gangguan pernapasan serta kehilangan jam kerja. Paling banyak penyebab kematian adalah berhubungan dengan inhalasi partikel yang sangat halus dari pembakaran batubara untuk pembangkit tenaga listrik.

Menurut kajian EPA, lebih dari 125.000 orang Amerika (96% tinggal di perkotaan) menderita kanker akibat jelaga asap mesin diesel dari bis-bis dan truk. Sumber lainnya antara lain traktor, buldoser dan peralatan-peralatan konstruksi. Banyaknya partikel yang diemisikan truk dengan mesin diesel yang besar, setara dengan emisi 150 mobil, dan emisi partikel diesel kereta api sama dengan emisi dari 1500 mobil.

Bagaimana seharusnya menghadapai pencemaran udara di luar ruangan

Setelah mengetahui bahwa pencemaran udara merupakan masalah serius di negara maju terkait dengan kesehatan, lalu bagaimana dengan Indonesia sebagai negara berkembang. Mungkin tidak akan jauh berbeda atau mungkin lebih buruk mengingat perhatian umum akan pentingnya menjaga kualitas udara dalam ruang belum menjadi prioritas di negara kita. Berikut ini adalah cara menghadapi masalah pencemaran udara, antara lain:

Peraturan pemerintah. Adanya peraturan yang dikeluarkan pemerintah Amerika dalam rangka menanggapi Clean Air Acts pada tahun 1970, 1977 dan 1990, memberikan kabar bagus melalui laporan EPA pada tahun 2005 yaitu terjadi penurunan enam pokok pencemar udara (CO, NO, SO2, suspended particulate matter, ozon, dan timah) hingga 53% antara tahun 1970-2005. Lalu bagaimana di Indonesia dalam menghadapi masalah pencemaran udara?

Peraturan Pemerintah No. 41 tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara menetapkan baku mutu udara ambient nasional yang dijadikan tolok ukur pengendalian pencemaran udara. Upaya untuk mereduksi pencemaran udara di Indonesia harus merangkul berbagai stakeholder. Peliknya kemacetan di kota-kota besar dan kebakaran hutan akibat illegal logging menyumbang polutan udara yang tidak sedikit memakan kerugian bagi negeri ini.

Solusi pencemar udara dari sumber tidak bergerak. Gunakan bahan baku batubara untuk pembakaran yang rendah sulfur; mengganti batubara dengan bahan bakar liquid atau gas; gunakan sumber energi yang sedikir kadar polusinya; memasang perangkap debu dan emisi pada corong asap pembuangan pabrik; memindahkan abu dan polutan sisa pembakaran; berikan pajak kepada unit-unit produksi yang menghasilkan zat pencemar.

Solusi pencemar udara dari kendaraan bermotor. Gunakan transportasi massal; berjalan kaki atau gunakan sepeda; gunakan bahan bakar yang rendah kadar polutan; semakin tua kendaraan, semakin mencemari udara; berikan pajak rendah atau insentif, jika membeli kendaraan yang low-polluting dan energy efficient.

Bibliografi

Miller, G.T. and S. Spoolman. (2008). Environmental Science. Thomson Brooks/Cole. Canada.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: