Pengenalan KUDR #3

Bagaimana menjaga kualitas udara ruang tetap bersih ?

Strategi untuk menciptakan kualitas udara yang baik, yaitu:

> Sumber Polutan

Biasanya, cara paling efektif untuk mempertahankan kualitas udara ruang adalah dengan menghilangkan sumber polutan atau mengurangi emisinya. Beberapa sumber polutan, contoh (a) asbestos, bisa disimpan pada ruangan tertutup atau dibungkus rapat; (b) asap tungku berupa emisi gas dapat diatur dengan mengurangi aktivitas memasak.

Mengendalikan sumber polutan merupakan pendekatan yang paling efisien untuk menjaga kualitas udara ruang dibandingkan dengan menambah jumlah udara ventilasi karena penambahan udara ventilasi akan menambah biaya listrik.

> Memperbaiki Ventilasi

Beberapa rumah yang dilengkapi dengan sistem pendingin, maka udara tidak secara mekanik masuk ke dalam rumah. Udara masuk ke ruangan melalui jendela atau pintu yang dibuka atau melalui AC window saat kontrol ventilasi dibuka. Selain itu juga, tingkat udara ventilasi meningkat ketika kipas exhaust di kamar mandi dan dapur beroperasi.

Memasukkan udara segar ke dalam rumah merupakan hal penting dan perlu diperhatikan ketika kita sedang melakukan kegiatan rumah tangga, seperti: mengecat, memasak di tungku atau kompor minyak tanah. Atau ketika kita sedang melakukan hobi atau pekerjaan, seperti: mengelas, mematri, mengamplas. Untuk aktivitas tersebut, lebih baik anda lakukan di luar rumah terutama jika cuaca mendukung.

> Pembersih Udara

Ada beragam jenis dan ukuran alat pembersih udara di pasaran, dengan harga yang juga bervariasi. Alat tersebut, ada yang sangat efektif untuk menghilangkan partikel, namun ada juga yang kurang efektif. Alat pembersih udara biasanya tidak dirancang untuk menghilangkan polutan berupa gas.

Efektivitas alat pembersih udara tergantung dari seberapa canggih alat tersebut mengumpulkan polutan dari udara ruang (dinyatakan dalam persentase tingkat efisiensi) dan berapa banyak udara yang dapat disaring (dinyatakan dalam meter kubik per menit). Pembersih yang mampu menyaring dengan baik namun tidak mampu mensirkulasika udara ruang maka bukan alat pembersih ruang yang efektif, demikian pula apabila alat tersebut mampu mensirkulasikan udara dengan baik tetapi tidak cukup baik dalam menyaringnya. Lamanya performa alat pembersih tergantung dari perawatan yang dilakukan sesuai dengan petunjuk pabrik.

Beberapa penelitian menunjukkan tanaman dalam ruang dapat menurunkan polutan dalam skala laboratorium. Hingga saat ini untuk aplikasi nyata belum terbukti, namun ada juga penelitian yang menunjukkan beberapa tanaman dalam ruang yang dapat mengurangi polutan. Tanaman dalam ruangan tidak boleh disiram secara berlebihan karena akan melembabkan tanah, dimana tanah yang terlalu lembab merupakan media bagi perkembangbiakan mikroorganisme yang dapat menstimulasi alergi bagi penghuni rumah.

(Sumber tulisan : (US)EPA IAQ — lihat daftar Blogroll)

2 responses

  1. menurut pembacaan saya, ERV (energy recovery ventilator) dapat menjadi solusi untuk menjaga kualitas udara dalam ruangan karena berfungsi sebagai ventilasi dan pembersih udara juga dengan filter MERV12 (atau setara dengan filter HEPA).

    blog http://www.cleanairindonesia.blogspot.com dapat menjadi bacaan menarik juga untuk peminat kualitas udara dalam ruang!🙂

    1. Wow.. blognya sangat menarik. Saya senang semakin banyak yang berminat di isu ini. Tentu saya senang mengunjungi blog cleanairindonesia, jadi nambah wawasan nih🙂
      Terima kasih ya (^ ^)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: